Kabar24.id - Presiden Rusia menyatakan negaranya terbuka untuk memperluas kerja sama dengan Indonesia di berbagai sektor strategis.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pertemuan bilateral dengan Presiden RI di Istana Kremlin, , Senin (13/4/2026).
Baca Juga: Viral Curhatan Ibu di Way Kanan Lampung, Anak Tinggalkan Utang Rp19 Juta Diduga Akibat Judol
Dalam pertemuan itu, Putin menyampaikan apresiasi atas hubungan bilateral kedua negara yang dinilai semakin berkembang dan memiliki bobot strategis.
Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kemitraan antara Rusia dan Indonesia ke tingkat yang lebih konkret.
Baca Juga: Mobil Tabrak Warung Nasi Goreng di Garut Kota, Pedagang Dilaporkan Meninggal Dunia
Putin juga menyinggung deklarasi kemitraan strategis yang sebelumnya telah disepakati kedua negara sebagai landasan kerja sama jangka panjang.
“Beberapa waktu lalu kita telah menerima deklarasi mengenai kemitraan strategis. Saya sangat senang kita melaksanakan langkah-langkah yang memberi makna besar,” ujarnya.
Dalam sektor ekonomi dan perdagangan, Putin mengungkapkan adanya peningkatan kerja sama hingga mencapai 12 persen.
Meski di awal tahun 2026 terjadi perlambatan, kedua negara disebut tetap aktif mencari solusi untuk menjaga stabilitas hubungan dagang.
Langkah tersebut diwujudkan melalui berbagai pertemuan bilateral guna memastikan kesinambungan kerja sama ekonomi.
Selain ekonomi, Rusia juga membuka peluang kolaborasi di sektor energi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi.
Putin menegaskan bahwa sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara bersama.
Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama di bidang militer, khususnya dalam sektor pendidikan dan pelatihan.
Artikel Terkait
Video Ompreng MBG Tak Disentuh Siswa di Tulang Bawang Disorot Wabup
Mobil Tabrak Warung Nasi Goreng di Garut Kota, Pedagang Dilaporkan Meninggal Dunia
Viral Curhatan Ibu di Way Kanan Lampung, Anak Tinggalkan Utang Rp19 Juta Diduga Akibat Judol