Menurut Sekertaris Jenderal LPSK, naiknya angka kekerasan seksual berbasis TIK dikarenakan juga makinbanyak korban yang berani mengungkapkan kasusnya hingga melaporkan ke aparat penegak hukum. Di tahun 2024 saja, LPSK menangani 1.004 kasus laporan terkait kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, termasuk di dalamnya kekerasan seksual berbasis TIK. Mirisnya, pelaku kekerasan seksual ini banyak yang dulunya juga menjadi korban kekerasan seksual. Sehingga perlu serius dan sungguh-sungguh untuk memutus lingkaran setan kekerasan seksual ini.
“Saya ingatkan, tidak ada upaya damai atau restorative justice dalam kasus kekerasan seksual ! Oleh karena itu jangan sampai ada upaya menyelesaikan kasus kekerasan seksual dengan cara-cara tertentu dengan alasan menjaga nama baik lembaga. Justru lembaga yang membiarkan kekerasan seksual malah makin merusak nama baiknya,” pesan Noor Sidharta dengan tegas.
Sementara itu pemateri sebelumnya, Nova El Maidah mengajak peserta seminar untuk selalu berpikir dua kali dalam melangkah di dunia maya. Entah mengunggah (posting) maupun menyebarluaskan konten. Pasalnya selain menawarkan beragam kemudahan, dunia maya memiliki sisi kelamnya juga. Maka selalu waspada menjadi kata kunci.
“berlayar di dunia maya itu memang mengasyikkan, ibarat minum kopi yang nikamt, namun jika terlalu banyak hingga kecanduan tentu tidak baik sebab akan berakibat bagi perkembangan psikologis, emosional, bahkan sosial,” kata Nova El Maidah yang dosen di Fakultas Ilmu Komputer UNEJ.
Di akhir seminar, Noor Sidharta juga mengajak mahasiswa UNEJ turut aktif membantu dan mendampingi saksi maupun korban yang dibina oleh LPSK melalui program Sahabat Saksi Korban. Saat ini sudah ada 800 orang yang menjadi Sahabat Saksi Korban yang turut mendampingi saksi maupun korban. Bahkan tidaks edikit korban yang menerima pendampingan LPSK kemudian memutuskan menjadi Sahabat Saksi Korban.(*)
Artikel Terkait
Mahasiswa FKIP Universitas Jember ini Berhasil Borong Juara di Ajang MTQ Nasional di Jambi
Universitas Jember Jalin Kerja Sama Strategis dengan Sakura Nesia Donasi Jepang dan Jember Fashion Carnaval
Faper Universitas Jember Gelar FGD untuk Mempersiapkan Kelas Internasional
FKG dan RSGMP Universitas Jember Layani Ribuan Pasien di BKGN 2024
Raih Doktor Hukum Cumlaude, Mantan Wakil Jaksa Agung Setia Untung Dorong Penguatan Zona Integritas
Ratusan Siswa SMA Se-Karesidenan Besuki Padati UNEJ Showcase
Era Digital Ancam Keutuhan Pancasila, BNPT Gencarkan Literasi Kebangsaan
LPDP Ditata Ulang, Pemerintah Arahkan untuk Mendukung Program Prioritas Pemerintah