Baca Juga: Profil Lengkap Serta Rekam Jejak Pendidikan Djoko Susanto Wakil Bupati Jember 2025-2030
Di sisi lain, Satryo mengaku telah bekerja keras secara maksimal dalam 4 bulan terakhir menjabat sebagai Mendikti Saintek RI dan telah menyerahkan surat pengunduran diri ke Kemensetneg untuk diteruskan ke Presiden Prabowo.
"Alasan utamanya karena saya sudah bekerja keras selama empat bulan ini, namun karena mungkin tidak sesuai dengan harapan dari pemerintah," kata Satryo di Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2025.
"Ya, saya lebih baik mundur daripada diberhentikan," tegasnya.
- Ngaku Legowo usai Pamit Undur Diri
Satryo dalam kesempatan yang sama juga menuturkan telah menerima dengan lapang dada alias legowo atas pengunduran dirinya sebagai Mendikti Saintek RI.
Baca Juga: Rekam Jejak Brian Yuliarto, Guru Besar ITB yang Memiliki Total Kekayaan Rp18,6 Miliar
"Surat itu saya buat tadi malam jam 12 malam. Saya buat tadi malam, lalu saya serahkan ke Setneg untuk disampaikan ke presiden," terangnya.
"Harus legowo kerja itu. Kita kerja baik, maksimal sudah, tidak ada pamrih, tulus saya kerja. Oke? Kalau enggak cocok ya sudah, saya mundur saja," tegas Satryo.
Berkaca dari hal itu, Satryo pernah menjadi buah bibir masyarakat Tanah Air selama menjadi Mendikti Saintek RI.
Hal itu, terkait kontroversinya dengan seorang pegawai ASN hingga akhirnya kena geruduk di kantor Kemdikti Saintek pada Januari 2025 lalu. Begini ceritanya:
Artikel Terkait
Profil Lengkap Serta Rekam Jejak Pendidikan Djoko Susanto Wakil Bupati Jember 2025-2030
Ditahan KPK, Wali Kota Semarang dan Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Diduga Lakukan Korupsi dan Pemerasan Dana Bapenda Kota Semarang
Biodata dan Profil Muhammad Fawait Bupati Kabupaten Jember Periode 2025-2030
Pesan Khusus Megawati ke Pramono-Rano usai Resmi Dilantik Jadi Gubernur DKI: Diminta Kawal Program RI hingga Nurut Perintah Prabowo