• Senin, 22 Desember 2025

Kemendiktisaintek akan Gandeng Berbagai UMKM untuk Mengatasi Masalah Produk Impor yang Dipakai di MBG

.
- Jumat, 14 Februari 2025 | 17:09 WIB
Suasana di SDN Jati 05 Pagi, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin 3 Februari 2025 saat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan bersama para siswa. (x.com/setkabgoid)
Suasana di SDN Jati 05 Pagi, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin 3 Februari 2025 saat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan bersama para siswa. (x.com/setkabgoid)

 

Dua Pilar Utama dalam Kebijakan Riset dan Pengembangan

Menurut Fauzan, kebijakan riset dan pengembangan di Indonesia berfokus pada dua pilar utama:

  1. Peningkatan Kualitas Publikasi Ilmiah

Meskipun jumlah publikasi ilmiah di Indonesia terus meningkat, kualitasnya masih perlu ditingkatkan agar lebih berdampak dalam dunia akademik dan industri.

  1. Hilirisasi Produk dan Industri Bernilai Tinggi

Pilar kedua bertujuan untuk mengembangkan produk dan industri yang memiliki nilai tambah tinggi melalui riset. 

Hal ini termasuk inovasi di bidang pangan dan teknologi yang dapat menunjang program MBG.

 

Mengurangi Ketergantungan pada Produk Impor

Fauzan menekankan bahwa Indonesia masih bergantung pada industri dagang dan impor produk luar negeri. 

Oleh karena itu, salah satu tujuan utama dari hilirisasi riset adalah mengganti produk impor dengan produk lokal yang telah dipatenkan dan dapat dikembangkan oleh universitas.

Baca Juga: Kata Saksi Mata Kecelakaan Maut di Situbondo, Korban Terpental Hingga 100 meter

"Salah satu yang menjadi tujuan dari pengembangan pilar kedua ini adalah mengurangi impor atau mensubstitusi impor dengan produk-produk buatan kita yang paten-patennya. Mudah-mudahan, betul-betul bisa dimanfaatkan dan dikembangkan oleh kampus-kampus," ujarnya.

 

Membangun Kemitraan antara Riset, Industri, dan Masyarakat

Kemitraan antara dunia riset, industri, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam menjadikan riset lebih aplikatif. Direktorat Kemitraan Riset dan Inovasi bekerja untuk menghubungkan penelitian dengan industri dan masyarakat agar hasil riset dapat menyelesaikan masalah-masalah di lapangan.

Halaman:

Editor: Anton Chanif M

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X