• Senin, 22 Desember 2025

Curah Hujan Tinggi di Jawa Tengah dan Beberapa Wilayah Lain akan Dicegah dengan Modifikasi Cuaca, Ini yang Dilakukan Pemerintah

.
- Jumat, 31 Januari 2025 | 11:19 WIB
Ilustrasi curah hujan tinggi diminimalisir dengan modifikasi cuaca. (Freepik/jcomp)
Ilustrasi curah hujan tinggi diminimalisir dengan modifikasi cuaca. (Freepik/jcomp)

Berdasarkan laporan BPBD, dalam kurun waktu Rabu malam pukul 19.00 WIB hingga Kamis pagi pukul 07.00 WIB, tercatat terjadi 21 kejadian bencana di sembilan kabupaten/kota di Jawa Tengah. 

Baca Juga: Kortastipidkor Polri Lakukan Penyidikan Kasus Korupsi Proyek Modernisasi PG Assembagoes Situbondo

Bencana tersebut meliputi tanah longsor, banjir, angin kencang, dan pohon tumbang.

 

Wilayah Lain yang Menerapkan OMC

Selain Jawa Tengah, beberapa wilayah lain juga mengupayakan OMC untuk mengurangi risiko banjir akibat hujan lebat. 

Baca Juga: Kortastipidkor Polri Lakukan Penyidikan Kasus Korupsi Proyek Modernisasi PG Assembagoes Situbondo

Di antaranya adalah DKI Jakarta.

"Kalau berdasarkan data BMKG, hari ini hujan sedang-lebat. Hari ini kami masih belum melakukan OMC, tapi ke depan, kami sudah petakan untuk melakukan OMC apabila dipandang perlu," kata Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, dalam keterangan tertulis pada Kamis, 30 Januari 2025.

Selain DKI Jakarta, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan juga melaksanakan OMC. 

Baca Juga: Kortastipidkor Polri Lakukan Penyidikan Kasus Korupsi Proyek Modernisasi PG Assembagoes Situbondo

Pemerintah pusat turut memberikan perhatian khusus terhadap banjir yang telah melanda kedua wilayah ini dalam beberapa hari terakhir.

Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, menjelaskan bahwa OMC dilakukan untuk menekan pertumbuhan awan hujan serta mendistribusikan curah hujan agar tidak terkonsentrasi di satu wilayah.

Baca Juga: Kortastipidkor Polri Lakukan Penyidikan Kasus Korupsi Proyek Modernisasi PG Assembagoes Situbondo

"Untuk Kalbar, penyemaian dilakukan di perairan barat dan utara, sementara untuk Kalsel, dilakukan di perairan tenggara dan selatan atau pesisir Tanah Laut," ungkap Suharyanto pada Kamis, 30 Januari 2025.

Halaman:

Editor: Anton Chanif M

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X