D&G Bisnis

Arus Dukungan untuk Hendy Siswanto Terus Mengalir

JEMBER - Dukungan untuk Hendy Siswanto yang akan maju pada Pemilihan Bupati Jember kembali mengalir. Kali ini dukungan datang dari mulai asosiasi pedagang pasar tradisional sampai Persatuan Perangkat Desa Indonesia Kabupaten Jember.

 

Ratusan orang yang berasal dari berbagai latar belakang berkumpul di Jalan Manyar, Slawu, untuk mendeklarasikan dukungan kepada Hendy Siswanto pada Minggu (27/10). Mereka memiliki tujuan yang sama yakni menjadikan Jember lebih baik dan maju.

 

Baca juga: Prabowo Masuk Kabinet, Hendy Siswanto: Bukti Jokowi Negarawan Sejati

 

Selain dukungan, mereka juga menyampaikan aspirasi dan harapan kepada Hendy Siswanto. Dari persoalan pembangunan yang tidak merata, nasib guru honorer, perizinan usaha bagi UMKM, dan sektor pariwisata yang belum maksimal.

 

Hendy Siswanto merasa takjub dan mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat. Baginya, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk melakukan pembenahan di Jember.

 

"Menata Jember itu tidak bisa sendirian. Butuh sinergi dan kolaborasi dari semua lapisan masyarakat. Jika sudah terjalin sinergi dan kolaborasi yang baik, selanjutnya adalah akselerasi," ujar Hendy Siswanto.

 

Pemilik Rien Collection itu mengamini semua keluhan dan aspirasi masyarakat. Menurutnya, dalam empat tahun terakhir terjadi kemunduran di Jember.

 

Baca juga: Hendy Siswanto: Saya Satu-satunya yang Bisa Jadi Bupati Jember

 

"Saya melihat Jember terjadi keterpurukan dan hal ini memiliki risiko tinggi di masa depan. Jika dikelola seperti ini, anak cucu kita yang akan menanggung akibatnya. Saya berbicara ini bukan tanpa dasar. Tapi, ada datanya," tambahnya.

 

Persoalan kemiskinan, pembangunan infrastruktur jalan di pedesaan, lapangan pekerjaan, dan masih banyak lagi pekerjaan rumah di Jember yang belum selesai. Hendy Siswanto meyakini persoalan tersebut sulit teratasi jika pemerintah daerah tak bekerja dengan sungguh-sungguh.

 

"Siapapun yang akan memimpin Jember nanti, saya harap sistem yang berjalan saat ini berubah. Jangan sampai sistem seperti ini berlanjut untuk lima tahun ke depan. Pemerintah itu tugasnya melayani dan bukan minta dilayani," pungkasnya. (Advertorial)

Reporter : Dedi
Editor : Muzakki

Komentar Anda