Umroh3

Pendaftaran Ditutup, Semua Bacabup NasDem Bukan Kader Partai

JEMBER - Partai NasDem resmi menutup penjaringan bakal calon Bupati (Bacabup) Jember sejak pukul 16.00 WIB pada Rabu (23/10/2019). Terdapat tujuh orang yang tercatat sebagai Bacabup karena telah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran tepat waktu.

 

Ketua DPD NasDem Jember, Marzuki Abdul Ghofur menyebut, ketujuh Bacabup itu berasal dari luar partai. 

 

"Semuanya non kader, termasuk tidak ada nama saya. Lah wong saya yang buka. Kalau saya maju, ya tidak dibuka penjaringan," katanya sembari berkelakar.

 

Baca juga: Ketua NasDem Heran Kader Masih 'Sembunyi'

 

Ketujuh Bacabup NasDem yakni : Hendy Siswanto (pemilik bisnis keluarga SevenDream), Rasyid Zakaria (Eks Kepala Dinas PU Bina Marga Jember), Abdus Salam (pengusaha perumahan Istana Tegal Besar), Joko Susanto (eks Kepala BPN Surabaya), Nur Muhammad Sulis (pengusaha jual-beli mobil), Abdul Kholiq (dosen Universitas Jember), dan Zulkifli (eks Kades Sukowono).

 

Marzuki menjelaskan, proses berikutnya pemeriksaan berkas oleh tim. "Untuk dilengkapi oleh Bacabup misalkan ada berkas yang kurang," urainya.

 

Hasil verifikasi berkas diputuskan dalam rapat pleno oleh pengurus harian bersama tim penjaringan. Setelah itu, berkas ketujuh Bacabup dikirimkan ke DPW NasDem Jawa Timur.

Marzuki mengungkapkan, terbuka kemungkinan Bacabup NasDem bertambah.

 

"Mekanismenya dengan mendaftar di DPW NasDem Jawa Timur atau ke DPP NasDem. Namun, sampai saat ini belum ada informasi Bacabup mendaftar kesana," urai mantan Wakil Ketua DPRD Jember ini.

 

Terkait ketiadaan seorang pun kader diantara tujuh nama Bacabup sementara ini, Marzuki tidak merisaukannya. 

 

Baca juga: Kader-kader NasDem Tolak Faida

 

"Sebab siapapun yang nanti dipilih oleh DPP untuk diusung sebagai calon Bupati, maka harus menjadi kader dan diwajibkan turut serta membesarkan partai," sergahnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bapilu NasDem Jember Saman Hudi alias Simon menekankan, figur yang diusung berpotensi besar memenangi Pilkada.

 

"Syarat umum adalah figur yang mampu memimpin masyarakat dan birokrasi. Syarat khususnya, mampu memobilisasi tim pemenangan dan sanggup menyediakan logistik kampanye," sambung dosen Universitas Islam Jember ini.

Reporter : Sutrisno
Editor : Muzakki

Komentar Anda