iklanberita970x250

Rasyid Sindir Kerenggangan Faida dengan Parlemen dan Parpol

JEMBER - Eks Kepala Dinas PU Bina Marga Jember, Rasyid Zakaria, mengaku jika terpilih menjadi Bupati 2020 nanti ingin membuat mesra hubungan dengan DPRD.

"Supaya kedepan tercipta keharmonisan dalam trilogi politik, yakni antara Bupati, DPRD, dan partai politik," katanya saat mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Bupati ke sekretariat Bapilu NasDem Jember, Sabtu (12/10/2019).

 

 

Baca juga: Ketua NasDem Heran Kader Masih 'Sembunyi'

 

 

Menurutnya, selama hampir 5 tahun belakangan terjadi kerenggangan hubungan antara Bupati dengan parlemen maupun partai politik.

Hal itu dapat dilihat dari berbagai peristiwa seperti misalnya pembahasan APBD yang tidak tepat waktu. 

 

"Ada ketidakharmonisan legislatif dengan eksekutif. Saya merasakan itu selama hampir 5 tahun ini. Kedua lembaga belum sejalan," sebutnya. 

Kendati Partai NasDem adalah pengusung Faida 5 tahu lalu, namun berdasarkan pengalaman itu, Rasyid berharap partai besutan Surya Paloh itu ganti mencalonkannya.

 

"Saya juga ingin memperbaiki birokrasi. Sebab, birokrasi adalah mesin pelayanan. Kalau birokrasi baik, maka rakyat  merasakan pelayanan yang baik pula," tuturnya. 

Sementara ini, selain Rasyid  yang mengembalikan formulir ke NasDem adalah Hendy Siswanto. Sedangkan, Faida belum kunjung melamar NasDem.

 

Sedangkan, Ketua Bapilu NasDem Jember,  Saman Hudi alias Simon mengingatkan agar seluruh kandidat berusaha keras meyakinkan partai dengan tetap bersaing secara sehat.

 

 

Baca juga: Kader-kader NasDem Tolak Faida

 

 

NasDem Jember membuka penjaringan, karena DPP tidak otomatis memberi tiket pada Faida meski berstatus petahana. Rekom NasDem yang langsung diberikan hanya berlaku di 20 daerah dengan kategori kepala daerah berprestasi versi NasDem.

 

Simon juga menyaratkan, agar para kandidat yang mengembalikan formulir segera mendapatkan rekomendasi partai lain untuk berkoalisi. 

 

"NasDem hanya punya 8 kursi, tentu masih kurang paling tidak 2 kursi lagi. Artinya, 10 kursi DPRD adalah modal minimal mencalonkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Jember," pungkasnya.

Reporter : Sutrisno
Editor : Muzakki

Komentar Anda