iklanberita970x250

Plengsengan Setinggi 35 meter Ambrol, Jalur Wisata Rembangan Terancam Putus

Jember - Pelengsengan dinding tebing setinggi 35 meter di dusun Rayap, Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa, ambruk. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun jalan menuju lokasi wisata Rembangan terancam putus.

Menurut salah satu warga setempat bernama Parto, peristiwa ambrolnya pelengsengan tebing ini terjadi Senin malam (29/1/2018).

"Saat itu saya mendengar suara bruuuk 2 kali yang pertama pelan yang kedua seperti bom," kata Parto.

"Saya kemudian keluar rumah kemudian saya liat pelengsengan ambrol. Saat itu jalanan sepi. Saya kemudian warga yang lain untuk memasang bambu pembatas," lanjutnya.

Sementara itu menurut Plt Kepala BPBD Jember Widi Prasetyo area yang longsor sepanjang 30 meter dengan ketinggian 35 meter.

"Curah hujan yang tinggi menyebabkan tanah jenuh sehingga terjadi pergerakan tanah akibatnya dinding plengsengan ambrol. Area yang longsor sepanjang 30 meter dengan ketinggian 35 meter. Sebelumnya sebelah selatan lokasi juga mengalami longsor beberapa hari lalu," jelas Widi.

Bahkan Senin pagi (29/1/2018) warga dan Muspika Arjasa membersihkan saluran irigasi yang tertutup material longsor. Beruntungnya longsor terjadi malam hari sehingga tidak ada korban jiwa dan luka.

"Tidak ada korban jiwa dan luka. Data sementara akibat peristiwa ini saluran irigasi pertanian rusak dan lahan persawahan warga seluas kurang lebih 5000 m2 tertutup material longsor," jelasnya.

Untuk mengamankan lokasi, pihak BPBD dan warga setempat memasang bambu pengaman sepanjang lokasi longsor.

"Setelah melakukan assesment, TRC BPBD dan warga serta aparat keamanan memasang bambu untuk pembatas. Sementara untuk jalur lalu lintas memakai 1 jalur disisi utara jalan," pungkas Widi.

Reporter :
Editor : Muzakki

Komentar Anda