Umroh3

Polres Jember Bantu 10 Ton Beras dan 2 Ribu Kardus Mie Instan

JEMBER - Polres Jember kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak secara ekonomi sejak wabah Corona merebak. Sebelumnya, Polres Jember membagikan ribuan nasi kotak kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Kali ini, Polres Jember memberikan beras, mie instan, masker, dan Hand Sanitizer kepada warga tidak mampu.

 

Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono menggerakkan anggotanya terjun ke pelosok desa mencari warga tidak mampu. Mereka door to door membagikan 5 kilogram beras kepada warga. "Selain membagikan sembako, kita beri himbauan kepada warga agar tetap berada di dalam rumah dan selalu mengenakan masker dan sering cuci tangan menggunakan sabun," ungkap Wakapolres Jember Kompol Wendy Saputra yang memimpin kegiatan tersebut, Senin (06/04/2020).

 

Baca juga: Polres Jember Bagikan 1.300 Nasi Kotak Kepada Tukang Becak dan Tukang Parkir

 

Beberapa titik lokasi sasaran pemberian beras ini diantaranya Pakusari dan Sumbersari. "Ada 10 ton beras dan 2 ribu kardus Mie Instan yang disiapkan untuk warga tidak mampu akibat dampak Corona," kata Wendy. Menurutnya, anggota disebar di beberapa titik dan mendatangi langsung rumah warga. "Mudah-mudahan membantu," sambungnya.

 

Selain ke pelosok desa, polisi juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada pengayuh becak. Menurut Wendy, tukang becak cukup rawan terjangkit virus karena selalu berada di jalan. "Untuk itu, masker dan Hand Sanitizer ini kita harapkan bisa meminimalisir penyebaran virus kepada tukang becak," pungkas Wendy.

 

Baca juga: Mulai Besok, Satlantas Polres Jember Tutup Layanan SIM

 

Bu Sumiati (65) warga Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Polres Jember. Dia mengaku sangat terbantu dengan pemberian beras tersebut. "Saya pas di dapur ada yang ketuk pintu. Kirain tetangga, ternyata pak polisi ngasih beras," ungkap Bu Sumiati usai menerima bantuan beras itu.

 

Hal senada diungkapkan Sumarto (55) pengayuh becak yang mendapat masker dan Hand Sanitizer. Dia awalnya mengaku enggan untuk memakai masker. "Tapi karena sudah dikasih sama pak polisi, jadi saya akan pakai masker ini. Termasuk Hand Sanitizernya akan saya bawa tak taruh dibecak," kata Sumarto.

Reporter : Supra
Editor : Sigit Edi

Komentar Anda