Umroh3

Polres Jember Bagikan 1.300 Nasi Kotak Kepada Tukang Becak dan Tukang Parkir

JEMBER - Di tengah kesibukan sosialisasi tentang bahaya Virus Corona, tak membuat Polres Jember melupakan kepedulian terhadap sesama. Hal ini ditunjukkan dengan memberikan 1.300 nasi kotak kepada tukang becak, tukang parkir, dan pedagang kecil di pinggir jalan.

 

"Kegiatan ini kita namakan Jumat Barokah. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari Jumat mulai pukul 11.00 sampai pukul 13.00," demikian diungkapkan Kasat Binmas Polres Jember AKP Yuliati SH, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, Jumat (03/04/2020) siang.

 

Baca juga: Resepsi Pernikahan Dibubarkan Polisi, Tuan Rumah: Corona kan di Bandung

 

 

Menurut Yuliati, nasi kotak itu disebar di Jalan Kartini, Mastrip, Jalan Jawa, Jalan Kalimantan, Panjaitan, Samanhudi, dan Jalan Gatot Subroto. "Kita fokus di lokasi yang banyak tukang becak mangkal, tukang parkir, dan juga pedagang kecil di pinggir jalan," jelas Yuliati.

 

Lebih lanjut Yuliati menjelaskan, pemberian nasi kotak itu adalah bentuk kepedulian Polres Jember kepada masyarakat khususnya dengan ekonomi rendah. "Apalagi sejak merebaknya Virus Covid - 19 ini, penghasilan mereka semakin turun drastis. Mudah-mudahan meski hanya nasi kotak, ini bermanfaat dan sedikit membantu untuk mereka," jelasnya.

 

Ditanya soal sumber anggaran nasi kotak itu, menurut Yuliati dari anggota Polres Jember. "Kalau untuk yang hari ini, itu dari kapolres. Selanjutnya merupakan dari anggota yang secara sukarela memberikan sumbangan untuk nasi kotak ini," pungkas Yuliati.

 

Baca juga: Blusukan ke Pasar, Polisi Ajak Masyarakat Jaga Pola Hidup Sehat Cegah Corona

 

 

Sahlan (55) tukang becak yang mangkal di sekitar jalan Jawa, sangat berterimakasih dengan pemberian nasi kotak itu. Sejak ada larangan berkumpul dan imbauan untuk tidak keluar rumah, pendapatannya menurun drastis. Bahkan pernah dia tidak mendapat pemasukan sama sekali.

 

"Tapi alhamdulilah ini dapat nasi kotak gratis dari polisi. Kebetulan memang lagi lapar dan belum bisa pulang," ungkap Sahlan. Dia berharap, kegiatan seperti itu bisa sesering mungkin dilakukan dan diikuti oleh instansi yang lain. "Kalau bisa jangan hari jumat saja," pungkas Sahlan, sembari tertawa dan menikmati nasi kotaknya.

Reporter : Supra
Editor : Sigit Edi

Komentar Anda