Umroh3

Polisi 'Usir' Puluhan Keluarga Pasien, Cegah Penularan Virus Corona

JEMBER - Polisi terus melakukan operasi membubarkan kerumunan massa untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid - 19. Kali ini, Polsek Tempurejo membubarkan puluhan keluarga pasien di Puskesmas Tempurejo, Rabu (25/03/2020) sekitar pukul 20.40 WIB.

 

"Silahkan pulang, tidurnya di rumah saja. Cukup satu orang saja menunggu keluarga yang sakit di Puskesmas ini. Lainnya pulang. Ini untuk mencegah penyebaran Virus Corona, jangan sampai anda-anda semua malah tertular," kata Kapolsek Tempurejo AKP M Suhartanto kepada puluhan keluarga pasien.

 

Baca juga: Blusukan ke Pasar, Polisi Ajak Masyarakat Jaga Pola Hidup Sehat Cegah Corona

 

Beberapa orang yang tidur di emperan Puskesmas terlihat kaget. Namun mereka tak bisa berbuat banyak dan memilih mematuhi perintah polisi. "Monggo tikar dan barang-barangnya dibawa dan langsung pulang. Kalau mau tau kondisi keluarga yang sakit, cukup lewat telpon kepada satu orang yang sudah menunggu," sambung Tanto, sapaan akrab Suhartanto.

 

Lebih lanjut Tanto menjelaskan, pasca Virus Corona merebak, rumah sakit dan puskesmas sudah membatasi jam besuk. Namun kenyataannya masih saja ada masyarakat yang tidak mengindahkan imbauan tersebut.

 

"Kita juga sudah meminta kepada puskesmas sini (Tempurejo, red) supaya lebih memperketat lagi dan tidak mengijinkan banyak orang menunggu keluarganya yang sakit," jelasnya.

 

Pantauan di lokasi, polisi terus berjaga sampai puluhan keluarga pasien itu pergi meninggalkan Puskesmas. Bahkan, Tanto memanggil beberapa petugas jaga Puskesmas dan meminta agar lebih memperketat lagi keluarga pasien yang datang.

 

Baca juga: 5 Pasien Sembuh, Positif Covid-19 Tambah 10

 

Abdul Rohim (53) warga Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, mengaku tidak tahu jika menunggu pasien dengan banyak orang saat ini dilarang. Namun dia mengerti bahwa saat ini sedang ramai soal penyebaran Virus Corona. "Ya taunya dari bapak polisi ini kalau menunggu keluarga yang sakit gak boleh banyak-banyak," kata Rohim, sambil mengemasi barang-barangnya.

 

Meski begitu, Rohim mengaku tidak keberatan dengan larangan dari polisi tersebut. "Ini kan demi kebaikan bersama, supaya kita tidak tertular Virus Corona. Saya dan keluarga berterimakasih kepada bapak bapak polisi yang sudah mengingatkan kami," pungkas Rohim.

Reporter : Supra
Editor : Sigit Edi

Komentar Anda