Umroh3

Dukung Physical Distancing, KAI Kembalikan Penuh Tiket Penumpang

JEMBER - Seluruh pihak terus berjuang bersama mencegah penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakukan PT KAI Daop 9 Jember. Mereka menerapkan kebijakan pengembalian penuh pembatalan tiket Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal untuk perjalanan 23 Maret sampai dengan 29 Mei 2020. 

 

Hal ini sesuai dengan penetapan Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga 29 Mei 2020 mendatang. 

 

Baca juga: Blusukan ke Pasar, Polisi Ajak Masyarakat Jaga Pola Hidup Sehat Cegah Corona

 

“Kebijakan pengembalian penuh ini kami terapkan juga untuk mendukung arahan pemerintah kepada masyarakat yang diminta membatasi kegiatan di luar rumah,” ungkap Agus Barkah, selaku Vice President PT KAI Daop 9 Jember.

 

Agus menambahkan, pembatalan dapat dilakukan secara online di aplikasi KAI Access atau secara langsung di Loket Pembatalan Stasiun yang ditentukan mulai 23 Maret 2020. “Uang pembatalan akan dikembalikan dalam waktu 30-45 hari secara transfer atau tunai sesuai kehendak penumpang,” jelas Agus.

 

 Adapun stasiun yang melayani pembatalan tiket di wilayah Daop 9 Jember yakni; Stasiun Ketapang, Stasiun Kalibaru, Stasiun Jember, Stasiun Probolinggo, dan Stasiun Pasuruan.

 

Untuk penumpang rombongan yang sudah menyerahkan uang muka, dapat mengajukan pengembalian uang muka. Kemudian untuk rombongan yang belum mencetak tiket, diberikan sekali kesempatan untuk dapat mengajukan perubahan jadwal selama tempat duduk dan kereta penggantinya masih tersedia. 

 

Pelayanan untuk penumpang rombongan dilakukan di kantor KAI dimana proses transaksi sebelumnya dilakukan. 

 

PT KAI Daop 9 Jember sejak maraknya penyebaran wabah virus Covid-19 sudah melakukan antisipasi guna mencegah dan meminimalisir potensi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan stasiun maupun di atas KA. 

 

"Diantaranya menerapkan physical distancing di stasiun dan membatasi okupansi penumpang KA Lokal," imbuh Mahendro Trang Bawono, Manager Humas PT KAI Daop 9 Jember. Mereka juga sudah menerapkan aturan melarang penumpang yang bersuhu tubuh sama atau lebih dari 38 derajat celcius untuk naik KA.

 

Baca juga: Unej Ajak Masyarakat Bijak Pakai Hand Sanitizer

 

"Kami juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan baik itu di stasiun maupun pada rangkaian KA dan menyediakan handsanitizer di stasiun," imbuhnya. Selain itu juga menyediakan tenaga medis di pos-pos kesehatan yang ada di stasiun serta melakukan sosialisasi terkait virus Covid-19 kepada penumpang.

 

“Pencegahan penularan virus Covid-19 ini tidak hanya kami lakukan untuk penumpang KA saja, namun kami juga melakukan antisipasi di internal kami dengan melengkapi petugas frontliner dengan alat pelindung diri sederhana seperti masker dan sarung tangan ketika berdinas,” tutupnya.

Reporter : Ardi Wardoyo
Editor : Sigit Edi

Komentar Anda