Umroh3

Rekor, Polres Jember Ungkap 4,9 Juta Butir Okerbaya

JEMBER - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Jember, melakukan ungkap besar kasus peredaran Obat Keras Berbahaya (Okerbaya). Dari 2 tersangka yang ditangkap dalam kasus ini, polisi mengamankan 4,9 juta butir Okerbaya dengan 3 jenis obat berbeda. Jumlah Okerbaya ini adalah yang terbesar sejak Satreskoba Polres Jember ini resmi dibentuk.

 

Kedua tersangka itu adalah Suroto (54) warga Dusun Gambiran, Desa/Kecamatan Mumbulsari, dan Alusius Sri Mulyo (53) warga Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates. "Dalam kasus ini, tersangka pertama yang kita tangkap adalah S (Suroto, red)," ungkap Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, didampingi Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, dan Ketua NU Jember Gus Aab, Senin (23/03/2020) siang.

 

Baca juga: 3 Pengedar Okerbaya Dibekuk, Salah Satunya Ditangkap di Rumah Mertua

 

Menurut Aris, Suroto ditangkap di pinggir jalan Perumahan Taman Gading Blok R Nomer 16, Tegalbesar, Kaliwates. "Saat S ini ditangkap, kita amankan barang bukti Pil Trihexiphenidyl atau Trex sebanyak 2 sak berisi total 82 ribu butir," jelas Aris. Setelah ditangkap petugas, Suroto mengaku bahwa Okerbaya itu dia beli dari tersangka Alusius Sri Mulyo. Sekedar diketahui, Alusius Sri Mulyo ini memiliki usaha wisata kebun buah Naga di Perumahan Taman Gading.

 

"Setelah menangkap S (Suroto, red), kemudian anggota kita menangkap ASMS (Alusius Sri Mulyo, red) di rumahnya," kata Aris. Dari rumah Sri Mulyo ini, petugas menemukan barang bukti yang sangat mencengangkan. Diantaranya 3,166 juta butir Pil Trex, 1,5 juta butir Dextromethorphan, 160 ribu butir Novason, dan sebuah HP yang digunakan tersangka berkomunikasi dengan pembeli.

 

Baca juga: Dua Penipu Tertangkap Polisi Saat Nyabu

 

"Jadi total keseluruhan Okerbaya yang kita amankan dari kedua tersangka ini adalah 4,9 butir. Hampir 5 juta butir," jelas Aris. Saat ini, pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. "Saya tidak bisa membayangkan, seandainya semua Okerbaya ini beredar, berapa ribu anak muda yang rusak gara-gara menelan Pil ini. Untuk itu, kasus ini masih kita kembangkan terus," tegas Aris.

 

Selama ini, tersangka Sri Mulyo mengedarkan Okerbaya itu di wilayah Tapal Kuda. "Selain mencari penyuplai Obat ini, kita juga telusuri kepada siapa saja tersangka selama ini menjual Okerbaya tersebut. Yang jelas, tersangka sudah menyebut beberapa nama dan saat ini masih kita lakukan penyelidikan," pungkas Aris.

Reporter : Supra
Editor : Sigit Edi

Komentar Anda