Umroh3

OJK Waspadai Pinjol Tanpa Ijin

JEMBER - Melejitnya aktifitas online juga dibarengi dengan kemudahan masyarakat mengakses jasa keuangan via online. Salah satunya yang menjamur pinjaman online alias Pinjol. Hanya setor foto KTP masyarakat sudah diberi pinjaman uang, tanpa paham resiko dibelakangnya. 

 

Hal inilah yang disampaikan Deputi Komisioner Edukasi Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan Sardjito saat menberikan kuliah umum di Universitas Jember kamis (20/2/2020). Sarjito juga menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan hadirnya pinjaman online yang beredar sekarang ini.

 

Baca juga: Antisipasi Keuangan Digital, Unej Buat Pusat Kajian Hukum Perbankan

 

Dia menegaskan OJK hanya mengawasi perusahaan pinjaman online yang memperoleh ijin dan pendaftaran oleh OJK akan tetapi korbannya adalah pinjaman online yang tanpa ijin. “Jadi Pinjol-pinjol yang tanpa ijin diluar pengetahuan dari OJK, kita harus edukasi kan kepada masyarakat," terang Sardjito. 

 

Termasuk peran media sangat penting untuk menyampaikan kepada masyarakat secara luas. “Nek arep pinjem carilah pinjol-pinjol yang terdaftar di OJK.”tegasnya.Sarjito menyampaikan supaya masyarakat tahu perusahaan pinjaman online yang terdaftar di OJK dapat di akses di website resmi OJK atau kontak ke 157.

 

Baca juga: BPR Bermasalah Bisa Diopname OJK

 

"Jadi jangan sampai masyarakat melakukan transaksi pada perusahaan pinjaman online yang belum terdaftar, " Jelasnya. Ada ciri yang biasanya dilakukan oleh perusahaan jasa pinjaman online, mereka biasanya menggunakan bahasa yang kurang sopan dan phonebook dibagi-bagikan kemana-mana.

 

"Itu seharusnya tidak boleh dilakukan dan minta data-data yang seharusnya tidak diminta, jika yang berijin pasti saya berikan sangsi tegas” katanya.

Reporter : Isriadi
Editor : Ardi Wardoyo

Komentar Anda