D&G Bisnis

3 Prioritas Utama Penanganan Banjir Bandang Klungkung

JEMBER - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turun langsung ke lokasi banjir langsung memantau kegiatan recovery di lapangan. Bahkan, Khofifah menegaskan ada tiga hal yang menjadi hal yang akan menjadi prioritas penanganan recovery dampak banjir bandang sabtu sore (1/2/2020) ini. 

 

Khofifah memerintahkan, untuk melakukan identifikasi kerusakan dan bisa segera dilakukan recovery kemudian langsung rekonstruksi, jika tenaganya memadai. 

 

Baca juga: Tinjau Lokasi Banjir Bandang Klungkung, Gubernur Jatim Minta Recovery Disegerakan

 

Ada 3 hal penting yang harus diperhatikan mulai dari tempat pendidikan, layanan kesehatan dan tempat ibadah yang harus disegerakan. Sehingga bisa menekan psikososial yang terjadi pada pengungsi.

 

"3 hal ini harus disegerakan dan alhamdulillah untuk kondisi tempat pendidikan aman. Sehingga besok pemkab Jember memberikan jemputan kepada anak sekolah untuk bisa pergi ke sekolah," jelas Khofifah.

 

Ia menambahkan, semua sudah lengkap koordinasi lintas OPD sudah terlihat mulai dari Dinsos, Dinkes, Kesos, Bapenda dan BPBD serta relawan yang sudah bekerja membantu.

 

Baca juga: Sungai Jompo di Jember Tiba - tiba Meluap, Bawa Sampah Kayu

 

Sebagai informasi, Banjir bandang terjadi kemarin Sabtu, (1/2/2020) di Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Sekitar pukul 15.30 hujan terjadi dan sekitar pukul 16.00 aliran sungai mulai meluap dengan membawa material bebatuan, lumpur dan juga batang kayu. 

 

Sehingga kurang lebih sebanyak 166 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Saat ini tim dari BPBD Jember bersama TNI, Polri serta relawan melakukan penanganan bencana.

Reporter : Juli Saputra
Editor : Ardi Wardoyo

Komentar Anda