iklanberita970x250

Empat ASN Pemkab Jember Jadi Saksi Kasus Korupsi RTLH

JEMBER - Sidang kedua di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya Kamis kemarin, (9/1/2020) terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Karang Rejo Kabupaten Jember mencatut 4 orang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. 


Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jember Agus Budiarto, Jumat (10/1/2020) menyebutkan dalam sidang pertama, jaksa penuntut umum (JPU) sudah menyampaikan surat dakwaan bahwa adanya aliran dana yang mengalir kepada ASN di lingkungan Pemkab Jember. 

 

Baca juga: Rekomendasi Mendagri Diabaikan, DPRD Jember Emoh Bahas APBD 2020

 


Kempat orang tersebut yakni Achmad Imam Fauzi (Kepala Bappeda), Danang Andriasmara (Kabag Umum Pemkab Jember), Cun Cun Siswoyo (Kasi Penerangan Jalan Umum di Dinas PU Cipta Karya) dan Nurul Hadi.


Menurut Agus, keempat orang tersebut dijadikan saksi untuk dimintai keterangan dan membuktikan dakwaan tentang keterlibatan dalam kasus RTLH ditahun 2017. Pihaknya, belum bisa menerangkan secara detail hasil persidangan kemarin.


Saat ditanya apakah ada kemungkinan 4 orang tersebut dinaikkan status menjadi tersangka dalam kasus tersebut, ia menegaskan ada kemungkinan kesana. 

 

Baca juga: Proyek Jembatan Semanggi Didemo, Dewan Akan Panggil Kontraktor

 


"Tidak menutup kemungkinan dilalakukan pengembangan kepada saksi-saksi lain dan bukan hanya ke 4 orang itu saja,"


Kata Agus, sidang akan selanjutnya akan digelar minggu depan dengan agenda pemanggilan saksi kembali. Diberitakan sebelumnya, kasus RTLH ini sudah menetapkan terdakwa Muhammad Ridwan Sidiq sebagai penyedia material pembangunan dan Diyan Lucky Puspitasari Kader PPK Desa Karang Rejo. Kerugian negara mencapai 476 juta.

Reporter : Juli Saputra
Editor : Muzakki

Komentar Anda