D&G Bisnis

Pansus Angket Temukan Proses Pencairan Dana Proyek Tidak Sesuai Aturan

JEMBER - Sidang perdana kelompok kerja (pokja) 2 Pengadaan barang dan jasa pansus hak angket DPRD Jember, senin (6/1/2020) memanggil Bank Jatim dan Kepala BPKAD Kabupaten Jember untuk mengklarifikasi seluruh pencairan uang yang melalui Bank Jatim. 


Wakil Ketua Pansus Angket DPRD Jember David Handoko Seto, usai acara sidang mengatakan, Bank Jatim memberikan keterangan bahwa segala proses pencairan anggaran dari Bank Jatim harus melalui surat perintah pencarian dana (SP2D), tetapi tidak mengindahkan proses dan mekanisme sebelumnya.

 

Baca juga: Seluruh OPD Mangkir dari Panggilan Panitia Angket DPRD Jember

 


Dalam setiap pencairan mekanisme tersebut harus melalui pengawas dan konsultan proyek yang harus diselesaikan sebelum tanggal 31 Desember. Tetapi menurut politisi partai Nasdem itu, bank jatim tetap menjalankan pencairan selama SP2D selesai, padahal harus dicek dahulu apakah proyek tersebut selesai atau tidak.


"Ini akan berimbas secara hukum dan berdampak pada proyek pengerjaan yang belum selesai tapi pencairannya selesai. Kedepan akan ada pemeriksaan dan akan ada persoalan kedepannya," kata David.

 

Baca juga: Dua Usulan Masyarakat Akan Dimasukkan Materi Angket

 


DPRD akan berkirim surat untuk mendapatkan data sesuai yang diminta oleh Pansus DPRD Jember. Selain itu, ia  juga akan mempertanyakan tentang adanya pembuatan ribuan rekening peserta kongres dan uang didalamnya.


David menambahkan, dalam pemanggilan perdana ini BPKAD tidak hadir dan tidak ada alasannya. Kedepan akan tetap dipanggil kembali jika pemanggilan kedua tidak hadir maka akan dilakukan pemanggilan paksa.

Reporter : Juli Saputra
Editor : Muzakki

Komentar Anda