iklanberita970x250

Pansus Angket DPRD Jember Koordinasi Polres Jember

JEMBER - Panitia Khusus Angket DPRD Jember langsung bergerak cepat. Mereka Kamis siang (2/1/2020) melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Hal ini dilakukan untuk antisipasi jika nantinya ada pihak yang mangkir panggilan pansus DPRD Jember. Padahal, banyak pihak yang dibutuhkan keterangan terkait banyaknya masalah di Jember. 

 

Ketua panitia angket DPRD Jember Tabroni usai bertemu kapolres menjelaskan, hari ini dirinya bersama pimpinan DPRD Jember menemui Kapolres Jember. "Kami datang untuk berkoordinasi sebelum panitia angket memulai kegiatannya pekan depan," kata mantan ketua DPC PDI Perjuangan ini. 

 

Baca juga: Partai Pengusung Faida Jadi Ketua Pansus Hak Angket

 

Langkah ini dilakukan menurut Tabroni, karena sesuai Undang-undang panitia angket bisa meminta aparat penegak hukum. "Aparat dibutuhkan untuk menghadirkan secara paksa pihak-pihak yang mangkir saat dipanggil oleh panitia angket," tegas Tabroni. 

 

Dan pihak polres menyatakan kesiapannya membantu panitia angket, untuk menghadirkan pihak-pihak yanh diperlukan. 


Kepada pimpinan DPRD lanjut Tabroni, kapolres menyatakan siap membantu kelancaran kegiatan panitia angket DPRD Jember. 

 

Baca juga: Partai Pengusung Faida Jadi Ketua Pansus Hak Angket

 

Meski demikian Tabroni berharap tidak ada pihak yang menolak hadir saat dibutuhkan keterangannya. "Sehingga pihak kepolisian tidak perlu melakukan upaya paksa. Apalagi, memang keterangan mereka dibutuhkan oleh masyarakat untuk menyelesaikan berbagai masalah di Jember," tutur Tabroni.

 

Diberitakan sebelumnya 46 dari 50 orang anggota DPRD Jember sepakat menggunakan hak angket terhadap carut marutnya birokrasi di kabupaten Jember. DPRD sudah membentuk 25 orang anggota panitia angket, dan menunjuk Tabroni dari fraksi PDI Perjuangan selaku pengusul sebagai ketua panitia angket.

Reporter : Juli Saputra
Editor : Ardi Wardoyo

Komentar Anda