iklanberita970x250

DPRD Jember Hentikan Pengerjaan Menghias Jembatan Semanggi

JEMBER - Tepat pada tanggal 27 Desember 2019 pukul 24.00 WIB DPRD Jember yang diwakili Komisi C menghentikan pengerjaan proyek menghias Jembatan Semanggi. Hal ini dilakukan karena sesuai dengan papan proyek yang pernah terpampang di lapangan adalah batas akhir pengerjaan proyek senilai Rp 4,8 miliar tersebut. 

 

Penghentian proyek dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto. Dengan ditemani oleh Agusta Jaka Purwana turun langsung ke lapangan. Dalam aksi itu, juga disaksikan oleh anggota Polres Jember yang bertugas. 

 

Baca juga: Proyek Jembatan Semanggi Didemo, Dewan Akan Panggil Kontraktor

 

David yang datang pun langsung meminta petugas yang sedang bekerja untuk menghentikan kerjaannya. "Sesuai dengan papan proyek yang pernah terpampang, batas akhir pengerjaannya adalah tanggal 27 Desember 2019. Ini berarti sudah lewat," tegas David sabtu dini hari (28/12/2019). 

 

Namun, David juga sempat mempertanyakan papan nama proyek yang hilang di lapangan. Padahal, seharusnya papan itu tetap ada di lokasi karena untuk memberikan  informasi kepada masyarakat tentang pekerjaan yang dilakukan. 

 

"Katanya kemarin papannya hilang terkena angin. Tapi sampai sekarang belum dipasang lagi. Atau jangan-jangan masuk angin," sindir David. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk tetap melanjutkan pekerjaan di lapangan. 

 

Baca juga: Besarnya Nilai Proyek Menghias Semanggi hingga Rp 4,4 Miliar Dipertanyakan

 

David bahkan meminta kepada pekerja untuk membersihkan sisa-sisa barang yang berserakan di kawasan Jembatan Semanggi Jember ini. "Harus segera dihentikan dan tidak dilanjutkan. Seharusnya sekarang ada penghitungan dari pemkab untuk pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan papan kemarin," tegasnya. 

 

Para pekerja pun terlihat mulai membersihkan sisa-sisa proyek. Sejumlah scafolding penyangga pun langsung diringkas dibersihkan. Tampak di lapangan memang pekerjaannya belum tuntas 100 persen. Bahkan, hiasan juga terlihat masih berlubang. Pembungkus proyek dinding juga masih menempel. 

Reporter : Ardi Wardoyo
Editor : Sugeng Prayitno

Komentar Anda