iklanberita970x250

Tiga Pengedar Narkoba Diringkus Polisi Dalam 3 Jam

JEMBER - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Jember meringkus 3 orang terduga pengedar Obat Keras Berbahaya (Okerbaya). Ketiganya ditangkap pada hari yang sama namun di lokasi berbeda, Senin (09/12/2019), hanya dalam waktu 3 jam.

 

Tiga orang itu yakni Ivan Riki Aldino (34) warga Jalan Lumba-lumba Lingkungan Sempusari, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates.Selang 2 jam kemudian, polisi juga menangkap tersangka Hardianto (30) warga Lingkungan Gebang Waru, Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates. Terakhir polisi meringkus tersangka Priyo Santoso (35) warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sukorambi. Penangkapan ketiganya dengan cara berbeda. 

 

Baca juga: Dua Gadis Pengedar Kosmetik Ilegal Diciduk Polisi

 

Jika Ivan ditangkap usai mengamankan pembeli berinisial  A di Jalan Wahid Hasyim, Kaliwates, sekitar pukul 20.00 WIB. Dari tangan A ini, polisi mengamankan Okerbaya jenis Trihexyphenidyl berlogo Y sebanyak 100 butir. A mengaku bahwa Pil Trex tersebut dari tersangka Ivan.

 

 Saat itu juga, polisi bergerak dan berhasil meringkus Ivan di pinggir Jalan Sumatera, Kaliboto, Sumbersari. Polisi kemudian menggelandang Ivan ke rumahnya. Saat itulah, polisi menemukan 400 butir Pil Trex yang disimpan di bawah tumpukan kayu samping rumahnya.

 

Hardianto ditangkap tanpa perlawanan saat sedang berada di rumahnya, sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam penangkapan itu polisi menyita barang bukti berupa Pil Trex sebanyak 70 butir, sebuah HP, dan uang diduga hasil penjualan Rp 90 ribu.

 

Priyo ditangkap petugas di rumahnya setelah sebelumnya polisi mengamankan 2 orang pembeli, sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa 20 butir Pil Trex, sebuah HP, dan uang diduga hasil penjualan sebesar Rp 95 ribu.

 

Baca juga: Stroke Puluhan Tahun, Pria Ini Masih Nekad Jual Okerbaya

 

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal melalui Kasat Reskoba Iptu Agung Joko Hariyono, membenarkan penangkapan ketiga tersangka tersebut. Menurut Agung, selain melanggar izin edar, Okerbaya juga sangat berbahay bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. 

 

“Untuk itu, kita akan terus kembangkan kasus ini, supaya peredaran Okerbaya di Jember bisa diminimalisir,” ungkap Agung.

Reporter : Supra
Editor : Sigit Edi

Komentar Anda