iklanberita970x250

Bupati Didesak Tegas Cegah Masuknya Radikalisme

JEMBER - Puluhan massa yang tergabung dalam tolak penjajah ideologi atau topi bangsa, kamis pagi (12/12/2019) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemkab Jember. Mereka menuntut dan mendesak bupati tegas mencegah masuknya radikalisme di kabupaten Jember. 

 

Salah satunya yang bisa dilakukan Bupati Jember yakni dengan mengevaluasi yayasan yang diduga kuat menyebarkan ajaran radikal. Agus Harimurti korlap aksi mengatakan, sampai hari ini benih-benih radikalisme masih tumbuh subur di kabupaten Jember. 

 

Baca juga: Waspada, Datangkan Pakar Dalam Kampus Bisa Selipkan Faham Radikal

 

"Hal ini terjadi karena ajaran radikalisme sudah mulai masuk di yayasan lembaga pendidikan," kata Agus. Karena itu, bupati mestinya membuka komunikasi dengan para kyai, agar bisa diketahui titik-titik mana saja yang rawan ajaran radikal.

 

Selain itu bupati juga harus tegas mengambil kebijakan untuk menangkal radikalisme. "Salah satunya dengan melakukan evaluasi terhadap yayasan lembaga pendidikan yang terindikasi mengajarkan faham radikal," tegasnya. 

 

Baca juga: Ngeri, Hampir Seperempat Total Mahasiswa Unej Terpapar Radikalisme

 

Bahkan, dalam aksi tersebut, mereka mengancam jika tuntutan ini tidak dilaksanakan. Yakni mengancam akan melakukan aksi kembali dengan jumlah massa yang jauh lebih besar.

 

Sementara Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya penyebaran ajaran radikal di Jember. "Meski demikian dirinya terus berkomunikasi dan koordinasi dengan MUI, Kemenag serta Ormas Islam, untuk melakukan pemetaan sebagai upaya antisipasi mencegah masuknya ajaran radikal, " pungkas Alfian. 

Reporter : Supra
Editor : Sigit Edi

Komentar Anda