iklanberita970x250

Pelaku Onani di ATM Dibekuk Polisi

BANYUWANGI - HDK (28) merupakan warga Kecamatan Tegaldlimo berhasil dibekuk tim Polresta Banyuwangi. Identitasnya terungkap sebagai pelaku onani di ATM dalam video yang sempat viral di media sosial. Pelaku kini mendekam di tahanan Polresta Banyuwangi. 

 

Sejauh ini, pihak kepolisian belum mengetahui alasan hingga pria tanggung ini berbuat senekat itu. "Sementara ini, motif pelaku masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut lagi," kata Kapolresta Banyuwangi, AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Senin (2/12/2019).

 

Baca juga: Sedang Mabuk Tagih Hutang, Malah Aniaya Bocah 3 Tahun

 

Saat diamankan, pelaku nampak seperti orang tidak normal. Pandangannya kosong mirip orang linglung. Mengenai hal tersebut, Arman mengaku akan menghadirkan psikolog untuk memeriksa kejiwaan pelaku. "Apakah ini penyimpangan perilaku seksual ataukah ada penyebab lainnya, selanjutnya masih akan kita dalami," katanya.

 

Atas kelakuannya tersebut, pelaku terancam Pasal 36 Jo Pasal 10 UU RI  No.44 Tahun 2008 Tentang Pornografi atau Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) huruf C UU RI No.44 Tahun 2008 Tentang Pornografi atau Pasal 45 Jo ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UU RI No.11 Tahun 2008 Tentang informasi dan transaksi elektronik sebagaimana diubah dengan UU RI No.19 Tahun 2016. Dengan maksimal hukuman 10 tahun kurungan. 

 

Kepolisian Polresta Banyuwangi masih terus mendalami kasus dibalik video tak senonoh yang sempat viral menjadi perbincangan khalayak maya Bumi Blambangan tersebut. Begitupun dengan upaya pencarian terhadap penyebar atau yang mengunggah video elus-elus burung di bilik ATM tersebut.

 

Kejadian ini terjadi pada 16 November lalu saat ada seorang saksi melihat aksi tersebut. Pelaku melakukan malam hari sekitar pukul 23.00 WIB, ada seorang pria mengenakan celana pendek berbaju garis kombinasi warna putih biru masuk kedalam bilik ATM. Kemudian, didalam bilik tersebutlah pelaku melakukan aksi tak senonoh tersebut. 

 

Pada saat yang bersamaan ada empat sekawanan yang berada di dekat ATM, masing-masing berboncengan menggunakan dua motor. Setelah berbincang, dua lainnya terlihat meninggalkan tempat kejadian. 

 

Baca juga: Maling Motor Benjut Dimassa

 

Selang beberapa saat, salah satu rekannya turun dari motor dan mendekati bilik ATM. Disitulah, secara bergantian proses perekaman video tak senonoh dilakukan dari luar bilik ATM. "Ada sejumlah barang bukti yang berhasil dikantongi. Ada bukti video dari CCTV, serta sejumlah pakaian pelaku," katanya.

 

Kemudian pada tanggal 23 November video tak senonoh tersebut tersebar dan menjadi banyak perbincangan khalayak ramai di layar kaca. Video berdurasi 30 detik tersebut menjadi viral di sejumlah media sosial, seperti di Facebook maupun melalui siaran grup WhatsApp.

Reporter : Rozik
Editor : Ardi Wardoyo

Komentar Anda