iklanberita970x250

Iuran BPJS Naik, Peserta Mandiri Banyak Turun Kelas

JEMBER - Pasca diberlakukannya penyesuaian iuran BPJS kesehatan, sejumlah peserta di Jember banyak yang menggeruduk kantor BPJS Kesehatan. Namun, bukan untuk demo melainkan mulai banyak yang mengurus penurunan kelas. 

 

Demikian disampaikan kepala BPJS Kesehatan Jember Antokalina Saro Verdiana. Menurut Antokalina, sebelum diberlakukannya penyesuaian tarif, peserta BPJS mandiri kelas 1 mencapai 75 persen. "Kelas 2 ada sekitar 16 persen dan sisanya di kelas 3," jelas Antokalina. 

 

Baca juga: Pendidikan Tidak Bagus Jika Kesehatan Buruk

 

Namun beberapa hari terakhir, hampir setiap hari ada saja masyarakat yang mendatangi kantor BPJS Kesehatan Jember. "Mereka datang untuk mengurus penurunan kelas," terangnya. Pasalnya, kenaikan tarif bahkan lebih dari 100 persen sendiri. 

 

Meski belum bisa menyebutkan angka secara rinci, sejak diberlakukannya penyesuaian iuran, banyak peserta yang mengurus penurunan dari kelas 1 ke kelas 2, kelas 2 ke kelas 3. "Bahkan ada juga yang dari kelas 1 langsung turun ke kelas 3," terangnya.

 

Baca juga: Pemkab Jember Harus Fokus Agromedis

 

Lebih jauh Antokalina menjelaskan, Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan jumlah pasien kelas 3, pihaknya sudah menghimbau kepada rumah sakit mitra BPJS untuk menyediakan tempat tidur lebih. 

"Sebab dari data sementara yang dimilikinya, jumlah peserta kelas 3 mencapai 85 persen dari total peserta sebanyak 1,5 juta orang," pungkasnya. 

Reporter : Isriadi
Editor : Sigit Edi

Komentar Anda