iklanberita970x250

Sedang Mabuk Tagih Hutang, Malah Aniaya Bocah 3 Tahun

JEMBER - Ahmad Ridho Setiawan (20) warga Dusun Krajan, Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari mungkin mengira dengan mabuk bisa membuat rasa takut hilang. Makanya dia nekat menagih hutang. Tapi, lelaki ini malah berbuat diluar kontrol dan nekad memukul seorang bocah berusia 3 tahun, berinisial MM.

 

Ridho pun ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan kini, Ridho yang berprofesi sebagai ‘Bank keliling’ dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsek Pakusari, sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

 

Baca juga: Maling Motor Benjut Dimassa


 
Aksi pemukulan itu terjadi pada hari Kamis dinihari (14/11) sekitar pukul 01.15 WIB. Awalnya, ibu korban Istiqlaliah Arofah (27) warga Dusun Jatian, desa setempat, titip kepada tersangka untuk membelikan pelindung HP. Setelah barang dibelikan, tersangka datang ke rumah Istiqlaliah dalam kondisi mabuk. 

 

Bahkan tersangka omongannya saat itu ngelantur. Kemudian Ridho pergi, namun selang beberapa waktu kemudian dia datang lagi untuk mengembalikan uang kembalian. Tersangka selanjutnya pergi lagi. Namun kemudian dia datang lagi dengan maksud menagih hutang kepada Istiqlaliah. Kebetulan, Istiqlaliah memiliki pinjaman ke tersangka yang berprofesi sebagai ‘Bank keliling’.

 

 Tersangka menagih dengan kondisi marah-marah. Akhirnya, Istiqlaliah mengambil uang dan menyerahkannya kepada tersangka. Namun ternyata, tersangka tidak terima dan hendak memukul Istiqlaliah. Namun aksi tersangka in dihalangi Frando Agustiawan suami Istiqlaliah. Suasana semakin ramai hingga akhirnya korban (MM, red) yang saat itu tidur, terbangun.

 

Baca juga: Dua Kakek Bertetangga Bacokan Rebutan Sengon

 

Korban yang ketakutan langsung memeluk Frando. Sementara tersangka yang semakin emosi, berusaha memukul Frando. Namun pukulannya meleset hingga akhirnya mengenai MM. Pukulan itu mengakibatkan mata kanan MM memar. Setelah tersangka pergi, keluarga melapor ke polisi hingga akhirnya tersangka ditangkap.

 

Kapolsek Pakusari AKP Yuliati melalui Kanit Reskrim Bripka Medi Siswoyo, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, tersangka mengakui bahwa saat menagih hutang kondisinya mabuk usai menenggak Miras jenis Arak. “Menurut tersangka, dia lebih berani menagih hutang kalau kondisinya mabuk,” ungkap Medi, kemarin.

Reporter : Ardi Mardika
Editor : Sugeng Prayitno

Komentar Anda