iklanberita970x250

PKS Dukung 4 Pilar Sebagai Eksistensi Berbangsa dan Bernegara

JEMBER - Keberadaan Empat Pilar yakni Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sesuai dengan ideologi dan arah perjuangan PKS. Ini menjadi eksistensi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. 

 

Hal tersebut disampaikan Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) MPR RI Amin Ak dalam Sosialisasi Empat Pilar di Lumajang, Selasa (26/11). “Pancasila sebagai pilar pertama sekaligus sebagai falsafah bangsa dan dasar negara dihasilkan dari proses kebangsaan yang rumit dan mempertemukan semua keberagaman di Tanah Air,” ungkap Amin.

 

Baca juga: Soal Rencana Amandemen Terbatas UUD 1945, MPR Sarankan Membuat Sistem Seperti GBHN

 

Para pendiri negara ini, lanjut dia, bersepakat menjadikan Pancasila sebagai falsafah dan ideologi bangsa serta dasar negara dengan menempatkan Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertama dan utama. Artinya, lanjut Amin, para pendiri negara ini bersepakat bahwa negara dijalankan berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan yang digali dari ajaran agama. 

 

"Indonesia bukan negara agama. Tapi nilai-nilai agama menjadi inspirasi yang mewarnai setiap gerak langkah perjalanan bangsa ini. Kesadaran Ketuhanan ini menjadi kesadaran kebangsaan kita. Di sinilah PKS mendukung penuh hal tersebut," ujarnya.

 

Begitupun dengan pilar-pilar yang lain, Amin mengatakan, UUD NRI, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan seperangkat nilai yang diterjemahkan dari Pancasila. "Akarnya di Pancasila. Keempat pilar tidak bisa dipisahkan. Tidak bisa menyetujui pilar yang satu, tapi menolak pilar lain. Karena itu bagi PKS, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika adalah harga mati," tegas Amin.

 

Baca juga: Zulkifli Hasan Sebut Akan Revisi Tata Tertib Pemilihan Pimpinan MPR

 

Lebih lanjut Anggota Komisi VI DPR RI ini mengatakan, semangat Empat Pilar harus terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan dunia dan teknologi memberi efek tergerusnya nilai-nilai Empat Pilar di masyarakat.

 

Menurutnya, untuk memperkokoh kesadaran Empat Pilar, pengetahuan tentang sejarah bangsa harus terus diberikan kepada masyarakat. "Kuncinya ada di sejarah. Karena semangat Empat Pilar ini terkait erat dengan sejarah bangsa" pungkasnya. 

Reporter : Ardi Mardika
Editor : Sugeng Prayitno

Komentar Anda