iklanberita970x250

Seperti Menyembelih Hewan, Iwan Menggorok Leher Korban Ditutup Daun Pisang

JEMBER - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan waker SPBU Jambearum, Tumin (55) warga Dusun Krajan, Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Jumat (01/11/2019) siang. Dalam rekonstruksi ini, tersangka Iwan Pramono (27) pelaku pembunuhan yang juga tetangga korban, melakukan 18 adegan. Namun dengan alasan keamanan, rekonstruksi lebih banyak dilakukan di area SPBU Jambearum.


Adegan pertama, pada hari Rabu (09/10/2019) sekitar pukul 02.00 WIB, tersangka menuju belakang rumah dan duduk di tepai sungai. Saat itu, tersangka berniat mencari pelaku pencurian yang meresahkan warga sekitar. Adegan kedua, datang seseorang membawa HP menerangi lokasi dan mendekati tersangka. Orang itu tak lain adalah korban.

 

Baca juga: Waker SPBU Tewas Dibacok Tetangga


Melihat gelagat mencurigakan, tersangka menuduh korban maling sapi. Tak terima dengan tuduhan itu, korban dan tersangka berkelahi. Tersangka kalah dalam perkelahian itu dan mengaku sempat kena bacok di bagian paha oleh celurit korban. Selanjutnya, tersangka pulang dan mengambil pedang yang ada di atas meja rumahnya.


Sambil membawa pedang, tersangka mencari keberadaan korban. Selain emosi karena kalah berkelahi, tersangka juga kesal karena selama ini sering diremehkan oleh korban. Adegan keempat, tersangka mengambil daun pisang di sekitar rumahnya. Dia merencanakan menyembelih korban seperti menyembelih hewan.


Sekitar pukul 03.00 WIB, tersangka mendatangi area SPBU Jambearum tempat korban bekerja sebagai Waker. Tersangka sempat mondar mandir memastikan keamanan dan duduk sambil menunggu korban tertidur. Pukul 03.30 WIB, tersangka masuk ke minimarket SPBU yang tidak terkunci, tempat Tomin tidur. Saat itu, Tomin memang sudah tertidur dengan posisi miring menghadap ke kiri.


Adegan selanjutnya, tersangka langsung menyembelih korban dengan pedangnya menggunakan tangan kanan. Sementara tangan kirinya memegang daun menghindari percikan darah. Korban sempat ngorok saat disembelih. Kemudian, tersangka menebas leher korban sebanyak 2 kali dan memastikan bahwa korban benar-benar sudah tewas.


 Adegan berlanjut tersangka pergi meninggalkan lokasi. Dia pulang ke rumah dan menuju masjid memberitahukan kepada warga dengan pengeras suara masjid bahwa dia sudah membunuh korban. Kepada beberapa warga, tersangka mengakui pembunuhan itu dan minta diantar ke Polsek Puger untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

 

Baca juga: Sebelum Pembunuhan, Fani Sempat Bercanda dengan Suami


Menurut Kanit Pidum Polres Jember Iptu Ainur Rofiq, keterangan tersangka sudah cocok dengan rekonstruksi yang dilakukan. Dari sejumlah adegan itu pula, diketahui bahwa pembunuhan itu memang sudah direncanakan. “Untuk tahap selanjutnya, berkas akan segera kita selesaikan untuk kemudian kita limpahkan ke kejaksaan,” jelas Ainur Rofiq, yang memimpin rekonstruksi tersebut.

 

Diberitakan sebelumnya, seorang penjaga malam (waker) Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) jadi korban pembunuhan. Adalah Tomin (55 tahun) warga Dusun Krajan, Desa Jambearum, Puger, tewas mengenaskan usai dibacok Iwan Pramono (27) yang tidak lain adalah tetangganya sendiri, Rabu Pagi (9/10/2019). 

Reporter : Supra
Editor : Sigit Edi

Komentar Anda